Warga RW 03 Margamulya Apresiasi Pembukaan Akses Jalan oleh PT Summarecon Bekasi

BEKASI, RISE News – Warga RW 03 Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, menyambut gembira pembukaan kembali akses jalan yang sempat tertutup, menghubungkan wilayah mereka dengan RW 10. Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara warga, pemerintah kelurahan, PT Summarecon Bekasi, serta dukungan dari anggota legislatif.

Ketua RW 03, Amsar, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas upaya bersama yang membuahkan hasil positif. “Kami dari warga Rawa Bugel mengucapkan terima kasih kepada tiga pilar Kelurahan Margamulya, serta Anggota DPR RI H. Sudjatmiko dan Anggota DPRD Kota Bekasi Rizki Topananda, yang membantu membuka akses jalan warga yang sempat tertutup,” ujar Amsar di lokasi pembukaan.

Sebelumnya, akses jalan tersebut ditutup oleh PT Summarecon Bekasi, yang berdampak pada mobilitas warga yang harus menempuh rute lebih jauh. Dengan dibukanya kembali akses ini, diharapkan aktivitas sehari-hari warga, terutama yang bekerja di sekitar kawasan Summarecon, dapat berjalan lebih lancar.

Lurah Margamulya, Makpudin, menjelaskan bahwa akses jalan kini beroperasi dengan pembatasan waktu, yaitu mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi I, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, warga, dan pengembang dalam menyelesaikan permasalahan akses jalan. “Ini hasil kolaborasi Tiga Pilar Kelurahan Margamulya. Kami berharap pembukaan akses ini dapat memudahkan mobilitas warga dan mengurangi kemacetan di sekitar wilayah tersebut,” kata Rizki.

Proses negosiasi dengan pihak pengembang tidak berjalan singkat. Dibutuhkan serangkaian pertemuan dan koordinasi intensif antara perwakilan warga, pemerintah kelurahan, dan PT Summarecon Bekasi, sebelum akhirnya disepakati pembukaan akses dengan pengaturan jam operasional.

Dengan terbukanya akses ini, diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga RW 03 Margamulya, tetapi juga mengurangi kemacetan di jalan-jalan utama sekitar wilayah tersebut. Warga juga berharap, ke depannya, dapat terjalin komunikasi yang lebih baik dengan pihak pengembang demi kenyamanan bersama.

Kasus di Margamulya ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi multipihak dapat menyelesaikan permasalahan dengan win-win solution, menguntungkan semua pihak terkait.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *