Ulang Tahun ke-64 BJB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: “Saya Rugi Bermitra dengan BJB”

Bandung, RISE News — Dalam perayaan ulang tahun ke-64 Bank BJB, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan yang penuh canda namun sarat makna. Ia mengaku secara pribadi merasa “rugi” bermitra dengan bank milik daerah tersebut karena tak bisa menerima sponsor di kanal YouTube pribadinya.

“Kalau dari sisi personality Dedi Mulyadi, saya sangat rugi bermitra dengan BJB,” ujarnya yang disambut gelak tawa hadirin dalam acara yang dihadiri direksi dan komisaris Bank BJB.

Dedi mengungkapkan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya tidak diperbolehkan menerima sponsor, termasuk dari BJB. Padahal, menurutnya, nilai dari konten yang ia produksi bisa mencapai Rp150 juta per menit jika disponsori.

“Saya pejabat, enggak boleh dapat sponsor di channel saya dari BJB. Enggak boleh,” lanjutnya sambil berseloroh.

Meski demikian, Dedi menilai bahwa Bank BJB justru diuntungkan karena memperoleh tayangan-tayangan berkualitas tanpa harus membayar. Ia menyebut bahwa kekuatan pemasaran saat ini terletak pada media digital, khususnya YouTube dan TikTok.

“Marketing terbaik hari ini adalah YouTube dan TikTok. Enggak ada yang bisa menyaingi dua itu,” ujarnya. Ia menilai bahwa media konvensional telah kalah bersaing karena minim penonton.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan bahwa bahkan media mainstream kini lebih memilih menampilkan tokoh-tokoh populer demi meningkatkan jumlah penonton. “Mereka butuh orang-orang yang digemari publik. Dari situ viewernya didapat,” tambahnya dalam dialog bersama Helmi Yahya.

Dalam pidatonya, Dedi Mulyadi juga menyampaikan harapan terhadap masa depan perbankan, khususnya Bank BJB. Ia membayangkan akan hadir sebuah bank yang mampu menyelesaikan masalah masyarakat secara menyeluruh dan menjadi simbol kepercayaan publik.

“Kemudian lahir kepercayaan publik, berbondong-bondong orang menyimpan,” tuturnya.

Ia berharap bank tersebut tak hanya menjadi tempat menyimpan uang, tetapi juga mendorong peminjam untuk memiliki orientasi ekonomi dan pembangunan.

“Dan itu namanya Bank Aing BJB,” ujarnya penuh semangat, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.

Perayaan ulang tahun ke-64 Bank BJB ini menandai komitmen bank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menunjukkan sinergi erat antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *