Mongolia, RISE News — Dunia catur Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Pecatur muda berbakat asal Sleman, Yogyakarta, Shafira Devi Herfesa, sukses meraih gelar juara dalam ajang Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025, yang berlangsung pada 1 Mei 2025 di Holiday Inn, Ulaanbaatar, Mongolia.
Di usianya yang baru 16 tahun, Shafira menunjukkan penampilan luar biasa dengan menumbangkan sejumlah pecatur elite dari Asia Tenggara dan Timur. Prestasi puncaknya diraih saat mengalahkan Woman Grandmaster (WGM) Turmunkh Munkhzul, pecatur andalan tuan rumah Mongolia, dalam partai final.
Bermain dengan bidak hitam, Shafira menampilkan strategi yang matang dan permainan solid, menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam pengambilan keputusan di atas papan. Kemenangan ini menjadikannya sebagai pecatur putri Indonesia kedua yang berhasil lolos ke Piala Dunia Catur sejak 2019, menyusul langkah prestisius dari senior-seniornya.
Atas keberhasilannya, Shafira membawa pulang trofi juara serta hadiah uang tunai sebesar USD 1.500, sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah catur internasional.
Dari Sleman ke Dunia: Perjalanan Inspiratif Pecatur Muda
Shafira Devi bukan hanya dikenal karena ketenangannya di papan catur, tapi juga karena latar belakang hidup yang inspiratif. Lahir dari keluarga sederhana di Sleman, ia mulai mengenal catur sejak usia 3 tahun, berkat bimbingan dan dorongan dari sang ayah. Ketekunannya terus terasah hingga mencatatkan prestasi demi prestasi, seperti dua medali emas di Porda DIY 2022, serta gelar juara Kejuaraan Nasional Catur U-19 Putri.
Kini, dengan tiket resmi menuju Piala Dunia Catur 2025 di tangan, tantangan selanjutnya menanti. Shafira akan bersaing melawan pecatur-pecatur top dunia—membawa semangat, disiplin, dan harapan besar bagi Indonesia.
Harapan Baru Catur Nasional
Prestasi Shafira menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang olahraga otak. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan berkelanjutan, bakat-bakat muda seperti Shafira bisa menjadi simbol kebangkitan catur nasional.
Shafira Devi Herfesa, dari Sleman untuk dunia. Indonesia bangga!














Leave a Reply