Jakarta, RISE News — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan rute Transjakarta Ancol–Blok M mulai beroperasi pada Agustus 2025 mendatang. Rute ini dirancang untuk memperluas konektivitas transportasi publik sekaligus mendukung mobilitas masyarakat menuju Jakarta International Stadium (JIS) yang kini menjadi markas Persija Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan bahwa rute ini sedang dalam tahap perencanaan dan penataan yang matang.
“Tentu itu sedang didesain ya. Kita nggak mau sporadis juga. Ancol itu memang sedang ada penggarapan. Kita harus atur betul jalurnya,” ujar Rano saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025).
Infrastruktur dan Lalu Lintas Jadi Pertimbangan
Rano menjelaskan bahwa penataan kawasan Ancol dan pembangunan infrastruktur penunjang tengah berlangsung. Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama dalam pembukaan rute ini adalah kondisi lalu lintas di sekitar Ancol, terutama karena masih berlangsungnya pembangunan Jalan Tol Harbour Road II Tahap 2B di Jalan RE Martadinata dan Jalan Lodan Raya, Jakarta Utara.
Meski demikian, Rano optimis jalur ini akan menjadi bagian penting dari sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dan bermanfaat bagi masyarakat luas, termasuk para pecinta sepak bola.
“Karena JIS-nya akan hidup. Apalagi Persija sudah home base di situ. Jadi, tugas Transjakarta harus bisa menyalurkan itu,” tegasnya.
30 Bus Bermerek Persija Disiapkan
Sebagai bentuk dukungan terhadap klub sepak bola ibu kota dan basis suporternya, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan 30 unit bus Transjakarta bertema Persija. Bus-bus ini nantinya akan memperkuat rute Ancol–Blok M, mempermudah akses para suporter menuju JIS saat pertandingan berlangsung.
Langkah ini diharapkan tak hanya mengurai kemacetan di sekitar stadion, tetapi juga mendorong penggunaan transportasi publik dalam aktivitas hiburan dan olahraga di Jakarta.
Lengkapi Rute Transjabodetabek
Rute Ancol–Blok M juga akan melengkapi ekspansi jaringan Transjakarta ke wilayah penyangga Jakarta yang sebelumnya telah mencakup rute-rute strategis seperti:
- PIK 2 – Blok M
- Vida Bekasi – Cawang
- Alam Sutera – Blok M
- Bogor – Blok M
- Depok – Lebak Bulus
- Terminal Bekasi – Galunggung (Dukuh Atas)
Rano menegaskan, perluasan jaringan ini bertujuan memperkuat interkoneksi antarkawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan efisiensi mobilitas masyarakat.
“Harapannya, jalur ini tidak hanya mempermudah akses ke stadion, tapi juga jadi solusi jangka panjang integrasi transportasi publik Jakarta,” pungkasnya.














Leave a Reply