Presiden Prabowo Hadiri Town Hall Meeting Danantara, Sambutan Disampaikan Tertutup

RISE News — Presiden Prabowo Subianto menghadiri Town Hall Meeting Danantara bersama ratusan direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta Convention Center (JCC), Senin, 28 April 2025. Menariknya, sambutan yang disampaikan Presiden dalam acara tersebut berlangsung secara tertutup, tanpa kehadiran awak media.

Awak media yang telah tiba di Aula Cendrawasih JCC sejak pukul 14.30 WIB sempat menyaksikan pembukaan acara. Ratusan direksi BUMN tampak hadir mengenakan jas hitam, menunggu kedatangan Presiden Prabowo. Sekitar pukul 15.30 WIB, Prabowo tiba bersama Kepala Badan Danantara Rosan Roeslani, Chief Operational Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, serta Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir.

Acara dimulai dengan sambutan dari Rosan Roeslani yang menyampaikan bahwa seluruh BUMN resmi menjadi bagian dari Danantara sejak 21 Maret 2025.
“Kehadiran Danantara adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masa depan,” tegas Rosan di hadapan para direksi.

Sebuah video berdurasi singkat tentang capaian 180 hari pemerintahan Prabowo-Gibran kemudian diputar sebelum Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan sambutan. Namun sesaat sebelum Prabowo naik podium, pihak penyelenggara meminta seluruh awak media keluar dari ruangan.

“Karena suatu hal, kami mohon rekan-rekan media untuk meninggalkan ruangan,” ujar pembawa acara, setelah mendapat isyarat dari Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir.

Hingga berita ini diturunkan, jalannya acara Danantara bersama Presiden Prabowo masih berlangsung. Isi sambutan Presiden yang disampaikan secara tertutup pun belum diungkapkan ke publik.
Tempo telah berusaha mengonfirmasi kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.

Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan mempererat kolaborasi antara Danantara, BUMN, dan Grup Usaha BUMN, guna memperkuat ekosistem investasi nasional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *