Pemkot Tangsel dan Perseroda PITS Gelar Aksi Bersih-Bersih Kali Angke, Libatkan 400 Petugas

Tangerang Selatan, RISE News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) menggelar aksi bersih-bersih di Kali Angke sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, di halaman Puspemkot Tangsel. Dalam sambutannya, Pilar menyambut baik inisiatif Perseroda PITS dan menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sungai agar airnya kembali jernih.

“Alhamdulillah, Perseroda PITS sangat tanggap terhadap program Pemkot Tangsel dalam menjaga kelestarian alam. Sungai adalah bagian penting dari kehidupan. Jangan sampai jadi tempat pembuangan sampah dan limbah,” ujar Pilar.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dijadikan sebagai agenda tahunan, dengan pelibatan masyarakat secara aktif.

“Kelestarian alam bukan hanya pengelolaan sampah, tetapi juga mengembalikan fungsi sungai. Saya harap agenda ini terus berlanjut setiap tahun dan masyarakat ikut serta menjaga lingkungan sekitar mereka,” tambahnya.

Direktur Utama Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program kebersihan Pemkot Tangsel dan bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan sumber air bersih.

“Ini awalnya inisiatif spontan, tapi responsnya luar biasa. Sungai Angke menjadi sumber air baku SPAM PDAM kami, jadi kebersihannya sangat penting,” ungkap Hendra.

Sebanyak 400 petugas diterjunkan dari berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan komunitas, termasuk Satpol PP, BPBD, SAR, Tagana, hingga pecinta alam. Aksi bersih-bersih difokuskan di sepanjang aliran sungai sejauh 4 kilometer, dari Vila Pamulang hingga Vila Dago.

Hendra menegaskan bahwa kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin yang melibatkan lebih banyak unsur, termasuk masyarakat di bantaran sungai.

“Kami berharap program ini berkembang menjadi gerakan bersama untuk merawat lingkungan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan jangka panjang,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata kolaboratif antara pemerintah daerah dan BUMD dalam membangun ekosistem lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di wilayah Tangerang Selatan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *