Bekasi, RISE News — Pemerintah Kota Bekasi kembali menggelar Car Free Day (CFD) yang berlangsung di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Minggu pagi (25/5). CFD kali ini terasa lebih hidup dan bermakna karena dipadukan dengan sosialisasi Road Safety Partnership Action (RSPA), hasil kerja sama antara Pemkot Bekasi dan Satlantas Polresta Metro Bekasi Kota.
Wali Kota Bekasi hadir bersama jajaran Dinas Perhubungan, termasuk Kepala Dinas Perhubungan, Kabid Dalops, dan perwakilan dari UPTD LLAP Bekasi Selatan, Bekasi Utara, serta Medansatria. Petugas pengendalian lalu lintas juga memastikan kelancaran acara tersebut.
Sosialisasi RSPA bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penggunaan helm, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, serta edukasi berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di berbagai kota besar.
Car Free Day di Bekasi telah menjadi ruang interaksi bagi masyarakat dari berbagai kalangan usia. Aktivitas yang berlangsung meliputi senam bersama, bersepeda, jalan santai, hingga menikmati aneka kuliner dari pelaku UMKM lokal.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa CFD bukan sekadar sarana rekreasi dan olahraga, tapi juga media edukasi perilaku berlalu lintas.
“Kami ingin menjadikan ruang publik ini tidak hanya bermanfaat secara fisik, tetapi juga dalam hal perilaku lalu lintas. Kami berharap semua pihak berperan aktif dalam menjaga keselamatan di jalan,” ujarnya.
Antusiasme warga terhadap kegiatan ini juga sangat positif. Siti Rahma (34), warga Kelurahan Margahayu, menyatakan bahwa sosialisasi keselamatan lalu lintas yang digelar sangat informatif dan mudah dipahami.
“Saya sering ikut CFD, tapi hari ini berbeda karena ada sosialisasi keselamatan lalu lintas. Saya jadi mendapatkan pengetahuan baru. Edukasinya sederhana tapi bisa diterima. Apalagi penyampaiannya bersahabat dan tidak terkesan menggurui,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ardiansyah (28) dari Bekasi Timur yang mengapresiasi kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Bekasi semakin baik! Pemerintah hadir langsung ke masyarakat. Ini menunjukkan pelayanan publik yang aktif dan berinteraksi,” katanya.
CFD juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan ekonomi lokal. Penutupan jalan untuk kendaraan bermotor selama beberapa jam meningkatkan kualitas udara, sementara pelaku UMKM mendapat peluang mempromosikan produk mereka.
Pemkot Bekasi berharap kegiatan CFD yang dikombinasikan dengan kampanye sosial seperti RSPA dapat berjalan konsisten dan kreatif ke depannya. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan masyarakat, pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan dengan efektif.
“Semakin Nyaman Kotanya, Semakin Sejahtera Warganya,” menjadi semangat utama Pemkot Bekasi dalam setiap langkah pelayanan publik, termasuk pelaksanaan CFD ini.
Melalui kerja sama masyarakat, pemerintah, dan kepolisian, Kota Bekasi diharapkan terus menjadi tempat yang aman, sehat, dan ramah bagi seluruh penduduknya.














Leave a Reply