BEKASI, RISE News – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan candaan menyebut Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai “si raja bongkar bangunan liar” dalam acara Rapat Koordinasi Gawe Rancage Pak Kades Jeung Pak Lurah di Gedung Bale Asri Pusdai, Bandung, Senin (28/4/2025).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @ade_kuswara_kunang, Dedi tampak menyapa para kepala daerah yang hadir. Saat menyebut nama Ade, ia memuji langkah tegas Bupati Bekasi dalam menertibkan bangunan liar di wilayahnya.
“Bupati Bekasi si raja bongkar, dia yang bongkar, saya yang bayar,” ujar Dedi disambut gelak tawa peserta rapat, seperti dikutip dari akun Instagram Ade, Selasa (29/4/2025).
Pemerintah Kabupaten Bekasi memang sedang gencar melakukan pembongkaran bangunan liar, terutama yang berada di bantaran sungai. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati yang ditandatangani pada 17 Maret 2025. Pembongkaran dilakukan sebagai bagian dari program normalisasi sungai untuk mencegah banjir.
Surat edaran tersebut mencakup 113 titik di 24 kecamatan, dengan sasaran rumah, ruko, dan toko yang berdiri di area terlarang. Rencana terbaru, sekitar 350 bangunan liar di sepanjang bantaran Kali Baru, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan akan dibongkar pada Rabu (30/4/2025).
Menurut Camat Tambun Selatan Sopian Hadi, surat pemberitahuan telah dikirim kepada pemilik bangunan sejak Jumat (25/4/2025). Sebelumnya, pembongkaran juga telah dilakukan di Desa Mekarsari, Desa Mangunjaya, dan Desa Tridayasakti.
“Ada sembilan desa di Tambun Selatan, semuanya pinggiran kalinya penuh bangunan liar,” ujar Sopian.
Langkah ini mendapat apresiasi luas, meskipun menimbulkan dinamika sosial. Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen melanjutkan penertiban demi keberlangsungan lingkungan dan keselamatan warga.














Leave a Reply