Kejaksaan Agung Geledah Dua Apartemen Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook di Kemendikbudristek

Jakarta, RISE News – Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di dua apartemen di Jakarta yang diduga milik seorang pejabat di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penggeledahan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook yang terjadi pada periode 2019 hingga 2023, saat kementerian masih bernama Kemendikbud Ristek.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, menjelaskan bahwa penggeledahan berlangsung pada Rabu (21/5/2025) di apartemen Kuningan Place dan Ciputra World 2. Penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk dokumen serta barang elektronik yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Sudah dilakukan penggeledahan setidaknya di dua tempat, yaitu apartemen Kuningan Place dan Ciputra World 2,” ujar Harli saat ditemui di Gedung Penkum Kejaksaan Agung, Jakarta.

Harli mengungkapkan apartemen tersebut diduga milik pejabat yang masih aktif bekerja di lingkungan Kemendikbud, meskipun kementerian tersebut sudah dipisah menjadi tiga kementerian setelah dipimpin oleh Nadiem Makarim. Namun, Harli belum mengungkap secara rinci posisi pegawai yang bersangkutan.

Kasus korupsi ini baru resmi dinaikkan ke tahap penyidikan pada Selasa (20/5/2025). “Jajaran Jampidsus melalui penyidik telah meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan terkait dugaan tindakan korupsi pada Kemendikbudristek dalam pengadaan digitalisasi pendidikan tahun 2019-2023,” terang Harli.

Penyidik kini masih mendalami kasus tersebut, termasuk menghitung angka kerugian negara. Namun, diketahui anggaran untuk pengadaan laptop Chromebook yang menjadi pusat kasus ini mencapai Rp 9,9 triliun.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan dana besar dan menyangkut program digitalisasi pendidikan nasional. Kejaksaan Agung berkomitmen untuk mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut demi menjaga integritas dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *