JAKARTA, RISE News — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah menyiapkan skema pembiayaan khusus untuk mendukung pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan bahwa koperasi dan UMKM merupakan bagian penting dari mandat Kadin sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.
“Memang di dalam Kadin itu, di undang-undang mengatakan selain BUMN, swasta, tapi juga masuk kepada koperasi dan UMKM. Nah, koperasi ini menjadi suatu perhatian kami,” ujarnya usai diskusi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (5/9/2025) di Jakarta.
Rakornas Koperasi Jadi Tonggak Inisiatif
Anindya menyampaikan bahwa sekitar satu bulan lalu Kadin telah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Koperasi dan UMKM. Dalam forum itu, Kadin mulai menyusun skema pembiayaan dan dukungan konkret yang dapat diberikan untuk Kopdes Merah Putih.
“Sekitar sebulan yang lalu kami sudah melakukan Rakornas koperasi dan menyiapkan suatu skema yang bisa mendukung Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengakui bahwa realisasi pembiayaan juga bergantung pada arah dan kebijakan pemerintah. Namun, Anindya optimistis jika koperasi desa dijalankan dengan baik, dampaknya bisa sangat signifikan terhadap perekonomian nasional.
“Kalau 80 ribu koperasi desa bisa dijalankan dengan model bisnis yang benar, itu bisa menggerakkan ekonomi,” jelasnya.
Pemerintah Targetkan 80 Ribu Kopdes Beroperasi hingga Akhir 2025
Pemerintah sendiri menargetkan pembentukan 15 ribu Kopdes Merah Putih dapat beroperasi penuh pada Agustus 2025, sebagai bagian dari target besar mengaktifkan 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia hingga November 2025.
Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Perekonomian, Tatang Yuliono, dalam Rakornas Kadin Koperasi dan UMKM yang berlangsung Rabu (20/9/2025) lalu.
“Kami mendorong Agustus 15 ribu Kopdes Merah Putih dapat beroperasi, September 25 ribu, Oktober 25 ribu, dan November 15 ribu Kopdes,” ungkap Tatang.
Percepatan ini akan memanfaatkan data 20 ribu desa mandiri yang telah diverifikasi oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sebagai dasar implementasi koperasi.
Sinergi Kadin dan Pemerintah Dorong Ekonomi Desa
Kadin Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Langkah ini diharapkan mampu mendorong produktivitas, distribusi pangan, dan peningkatan daya beli masyarakat desa.














Leave a Reply