Danantara Bakal Kantongi Suntikan Modal Rp161 Triliun dari Perbankan Asing

Jakarta, RISE News — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan segera menerima tambahan modal jumbo dari perbankan luar negeri. Tak tanggung-tanggung, nilai pendanaan baru ini diperkirakan mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp161 triliun (kurs Rp16.100) dan dijadwalkan masuk pada Juli 2025.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Wisma Danantara Indonesia di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senin (30/6/2025).

“Kepercayaan itu sangat-sangat luar biasa dari luar negeri dan kita pun masih menjajaki beberapa kerja sama lain dan juga pendanaan lain,” ungkap Rosan, dikutip dari keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (1/7/2025).

Kerja Sama Internasional Senilai US$ 7 Miliar

Sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada akhir Februari 2025, Danantara telah mencatatkan capaian signifikan. Rosan mengungkapkan bahwa pihaknya telah meneken sejumlah kerja sama investasi dengan negara-negara seperti Qatar, Rusia, China, dan Australia, dengan total nilai investasi mencapai US$ 7 miliar atau sekitar Rp112,7 triliun.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 8%

Keberadaan Danantara diharapkan menjadi mesin baru percepatan ekonomi nasional. Sejalan dengan visi Presiden Prabowo, Rosan menegaskan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.

“InsyaAllah kita bisa mengakselerasi pembangunan ekonomi Indonesia, mencanangkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8% sesuai arahan Bapak Presiden,” ujar Rosan optimistis.

Kelola Aset Lebih dari US$ 1 Miliar

Saat ini, Danantara Indonesia telah mengelola aset lebih dari US$ 1 miliar dan membawahi 889 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis. Hal ini menurut Rosan merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh komitmen.

“Yang terjadi adalah tanggung jawab yang sangat besar, yang kami berkomitmen penuh, Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, untuk menjaga amanah ini sebaik-baiknya,” tutup Rosan.

Dengan suntikan dana besar dan kerja sama investasi lintas negara, BPI Danantara diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *