Dana Abadi LPDP Tembus Rp154,11 Triliun, Beasiswa Sudah Sentuh Ratusan Ribu Penerima

Jakarta, RISE News – Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Andin Hadiyanto melaporkan bahwa total dana abadi LPDP sejak pendirian tahun 2010 hingga Juni 2025 telah mencapai Rp154,11 triliun. Laporan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (14/7).

“Rinciannya adalah Dana Abadi Pendidikan (DAP) sebesar Rp126,12 triliun, Dana Abadi Penelitian (DPL) Rp12,19 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) Rp10 triliun, dan Dana Abadi Kebudayaan (DAKb) Rp5 triliun,” ujar Andin di hadapan anggota dewan.

70 Persen Dana Ditanam di Obligasi Negara

Terkait portofolio investasi, LPDP mencatat alokasi terbesar adalah pada obligasi negara yang mencapai Rp112 triliun atau 70,01 persen dari total dana. Sementara itu, Rp37,07 triliun (23,2%) ditanam dalam bentuk deposito, Rp7,74 triliun (4,84%) dalam obligasi korporasi, dan Rp2,97 triliun (1,86%) dalam instrumen SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia).

55 Ribu Lebih Beasiswa dan Ratusan Ribu Program Nongelar

Sejak 2013 hingga 2025, LPDP telah memberikan beasiswa kepada 55.492 penerima, yang terdiri atas:

  • S2 (Magister): 40.284 orang
  • S3 (Doktor): 11.829 orang
  • Dokter Spesialis: 3.379 orang

Hingga 30 Juni 2025, jumlah penerima beasiswa on-going mencapai 34.373 orang, berasal dari LPDP (18.630), Kemendikdasmen & Kemdiktisaintek (8.674), dan Kemenag (7.069).

Kolaborasi dengan Kemendikdasmen dan Kemdiktisaintek sepanjang 2021–2025 menghasilkan 24.967 penerima gelar (S1–S3) dan 548.911 penerima program nongelar. Sementara itu, kolaborasi dengan Kemenag tahun 2022–2025 menjangkau 11.546 penerima gelar dan 29.499 peserta program non-gelar.

Dana Riset, Perguruan Tinggi, dan Kebudayaan Juga Terus Digerakkan

Untuk program Dana Abadi Penelitian (DPL), LPDP telah mendanai total 3.460 proyek riset: 1.199 telah selesai dan 2.261 masih berjalan.

Program Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) juga telah mendukung:

  • 7.935 publikasi ilmiah
  • 1.849 Visiting Professor
  • 576 program post-doctoral
  • 6.800 pertukaran pelajar di 21 PTNBH

Sementara dari Dana Abadi Kebudayaan (DAKb), sebanyak 928 penerima manfaat tercatat, termasuk individu, komunitas, dan lembaga. Total pelaku budaya yang terlibat mencapai 27.650 orang.

Dampak Beasiswa Capai 5,39 Kali Lipat dari Nilai Investasi

Andin mengungkapkan, berdasarkan Return on Scholarship Investment (ROSI), dampak sosial, ekonomi, dan perubahan pola pikir yang dihasilkan oleh beasiswa LPDP mencapai 5,39 kali lipat dari nilai investasi awal program.

“Jika dibandingkan dengan program beasiswa Chevening atau milik Bank Dunia, dampak LPDP justru lebih tinggi,” katanya.

Target 2026: 14 Ribu Beasiswa dan Puluhan Proyek Riset

Untuk tahun 2026, LPDP memiliki pagu indikatif sebesar Rp3,93 triliun, dengan alokasi:

  • Belanja beasiswa: Rp2,92 triliun
  • Operasional manajemen: Rp349,13 miliar
  • DAP: Rp111 miliar
  • DAKb: Rp200 miliar
  • DAPT: Rp350 miliar

Target layanan LPDP 2026 meliputi:

  • 14.160 penerima beasiswa
  • 42 proyek riset
  • 23 PTNBH penerima DAPT
  • Berlanjutnya program DAKb

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *