Jakarta, RISE News – Di tengah ketegangan geopolitik global yang memuncak akibat konflik Israel-Iran, bintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo menyuarakan pesan damai dengan cara unik. Pemain berusia 40 tahun itu mengirimkan jersey timnas Portugal bertanda tangan khusus untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan pesan singkat: “Playing for Peace” atau “Bermain untuk Perdamaian.”
Jersey tersebut disampaikan oleh Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, yang bertemu Trump dalam pertemuan puncak G7 yang digelar di Alberta, Kanada. Costa sendiri adalah mantan Perdana Menteri Portugal dan memiliki hubungan dekat dengan Ronaldo, yang juga berasal dari negara yang sama.
Dalam momen pertemuan informal di sela-sela G7, Costa menyerahkan jersey tersebut sebagai hadiah simbolik. “Cristiano ingin menyampaikan pesan damai untuk dunia, terutama bagi para pemimpin global,” ujar Costa kepada media lokal.
Aksi Ronaldo ini menarik perhatian publik dunia karena bertepatan dengan meningkatnya eskalasi antara Israel dan Iran. Konflik bersenjata kembali memanas sejak 13 Juni, setelah Israel meluncurkan serangan udara terhadap beberapa lokasi strategis di Iran, dengan tuduhan bahwa negara tersebut tengah mengembangkan senjata nuklir. Iran merespons dengan meluncurkan serangan balasan berupa drone dan rudal balistik ke wilayah Israel.
Presiden Trump sendiri memegang peran penting dalam dinamika konflik ini. Meski pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak terlibat langsung dalam konflik, hubungan erat antara Washington dan Tel Aviv telah lama menjadi faktor geopolitik yang menentukan.
Pesan damai dari Ronaldo ini dinilai sebagai bentuk diplomasi kultural—mengingat pengaruh global sang mega bintang sepak bola yang dikenal tidak hanya karena prestasi di lapangan, tetapi juga karena suara kemanusiaannya.
Publik dunia kini menanti, apakah pesan simbolis ini akan mendapat respons dari Gedung Putih atau menjadi bagian dari kampanye damai yang lebih besar di tengah memanasnya situasi dunia.














Leave a Reply