Tangerang, RISE News — Harapan masyarakat pesisir utara Kabupaten Tangerang untuk memiliki Daerah Otonomi Baru (DOB) akhirnya mendapat angin segar. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid secara terbuka menyatakan restunya terhadap rencana pemekaran wilayah Tangerang Utara.
Pernyataan itu disampaikan Maesyal dalam diskusi publik bertema “Percepatan Pembangunan di Wilayah Pantai Utara Kabupaten Tangerang” yang digelar di Pendopo Bupati pada Selasa (27/5).
“Pemekaran harus bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan,” tegas Maesyal di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda yang hadir dalam forum tersebut.
Maesyal mengusulkan agar pusat pemerintahan DOB Tangerang Utara berada di kawasan yang strategis. Dua kecamatan yang dinilai paling potensial adalah Pakuhaji dan Sukadiri.
“Pusat pemerintahan harus strategis dan mudah dijangkau. Akan lebih elok jika berada di tengah, antara Pakuhaji atau Sukadiri,” ujarnya.
Ia juga mendorong tokoh masyarakat untuk mulai merancang rencana pemekaran melalui kajian mendalam, sembari menunggu kajian formal dari pemerintah setelah moratorium pembentukan DOB dicabut.
“Silakan saja dirancang, tapi lebih elok jika dikaji secara matang,” tambahnya.
Sambutan positif juga datang dari kalangan pemuda. Ahmad Satibi, tokoh muda asal Kecamatan Mauk yang akrab disapa Abil, mengapresiasi restu dari Bupati dan menyebutnya sebagai langkah awal yang penting dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Tangerang Utara.
“Mari kita bersama-sama membangun Tangerang Utara ini sehingga wilayah kita menjadi wilayah yang sejahtera dan bebas dari kemiskinan,” ajak Abil.
Ia berharap hasil diskusi ini benar-benar diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang dan para tokoh masyarakat, bukan hanya sebatas wacana.
“Semoga hasil diskusi ini dijalankan secara konkret oleh pemerintah daerah bersama elemen masyarakat Tangerang Utara,” tutupnya.














Leave a Reply